Senin, 22 September 2014

soal cpns 2014

http://soalonlinecpns.blogspot.com/2013/08/soal-cpns-tes-wawasan-kebangsaan.html

http://link2soal.blogspot.com/2014/05/soal-cpns-tes-intelegensi-umum-ke-8.html

Kamis, 31 Oktober 2013

Gimana rasanya jadi pengangguran?

Gimana rasanya jadi pengangguran?

udah nganggur berapa lama kawan? keluhan kamu apa?

Rincian tambahan

selama nganggur kamu ngapain aja? @eka @...

pernah ngalemin ga, bos pake kita semaksimal mungkin, bayar serendah mungkin, mpe transport ma uang makan ga dikasih.. padahal uda sarjana.. menurut kamu gimana?
4 tahun lalu
@abbas jadi kamu nghapain aja selama nganggur?
4 tahun lalu

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak

Aku pernah nganggur sampe 2 tahun, untungnya sekarang udah kerja.

Waktu nganggur, pikiran ngelangut entah kemana, apa-2 ga nyaman aja, minder juga...

Dulu sebelum nganggur pernah kerja mati-2an, bisa dibilang 24 jam (pagi kerja sampe sore, malam lembur, tidur di kantor karena ga sempat pulang).

Tips dari aku buat siapa aja yang nganggur:
- jangan terbawa perasaan, tetaplah semangat
- jangan membuang uang percuma, misalnya: jajan, ngrokok, nge-kafe, diskotik dll. Kasihan yang ngasih uang sama kamu.
- gunakan waktu luang untuk kuasai ketrampilan baru, contoh: komputer, bengkel, nyetir dll

Tips dari aku buat yang baru aja dapat kerja:
- kerjalah sesuai perintah awal, jangan menantang pekerjaan lain sebelum pekerjaan kamu selesai
- jangan tunjukin bakat dan kemampuanmu dulu, hal ini justru akan jadi bumerang buat kamu. Eksploitasi berlebihan dari si-Bos
- bila kerja kamu tidak mengenakkan dirimu, jangan mengeluh dan obral kesusahan. Diam tapi pasti carilah kerja yang baru.

Semoga yang nganggur segera dapat kerja.... amin

cara menghilangkan pesimis

Sikap manusia sangat dipengaruhi oleh pola pikirnya. Pola pikir dihasilkan oleh hasil kerja otak yang dikendalikan oleh emosinya. Berbicara mengenai sikap manusia, kita tidak dapat lepas dari sikap positif atau optimis dan sikap negatif atau pesimis.
Sikap optimis dibutuhkan seseorang untuk membangun karakter diri seseorang. Namun sebaliknya, sikap negatif justru akan meruntuhkan bangunan karakter baik tersebut.
Untuk melakukan sesuatu kita membutuhkan rencana, yang mana rencana tersebut dihasilkan dari kerja otak, dan otak yang berpikiran positif pasti akan menghasilkan rencana yang baik juga.

Kedua sikap tersebut terdapat pada diri semua orang, namun orang yang pesimis adalah orang yang memiliki pikiran negatif paling besar dan lebih berbahaya. Nah, untuk menjadi orang yang tidak pesimis berikut adalah tips sederhana tapi terbukti ampuh bisa menghilangkan sikap pesimis dalam diri kita.
1. Teliti Pikiran Negatif Anda
Seringkali kesengsaraan dan kegagalan terjadi pada diri orang yang memiliki pikiran negatif lebih besar. Memang sikap yang satu ini melekat erat dalam diri tapi alangkah baiknya jika pikiran negatif tersebut dapat dikendalikan dan diminimalkan.
Berfikirlah sebelum bertindak. Tindakan kita merupakan citra diri yang sedang kita bentuk. Untuk itu, pikirkan dulu segala tindakan yang akan dilaksanakan, sekecil apapun tindakan tersebut biasakan untuk bebas dari hal-hal yang negatif.
2. Contoh Panutan Anda
Panutan yang saya maksud disini ialah Rasulullah Muhammad SAW. Nabi akhir zaman. Pada diri beliau terdapat banyak hal yang bisa kita tiru. Biasanya orang akan lebih enjoy dan lebih mampu bersikap positif jika meniru dari panutannya.
Terkadang panutannya adalah artis jadi segala tindakannya menyerupai si artis tersebut. Nah, akan sangat bagus lagi jika menjadikan nabi Muhammad SAW sebagai panutan dalam tindakan positif kita. Saya anggap anda telah mengetahui bagaimana saja sikap positif beliau.
3. Sadari Kemampuan Anda
Manusia diciptakan dengan keahlian, kekurangan dan kelebihan yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Hal yang sangat menentukan bagaimana masa depan anda, bagaimana sikap anda yaitu mengetahui kemampuan diri sendiri.
Bagaimana bisa kita mengarahkan jalan hidup ini apabila kita belum mengenal tubuh siapa yang sedang kita jalankan. Dalam diri setiap individu terdapat bakat yang berpotensi membangun citra diri. Terlepas dari istimewa atau tidaknya bakat anda saat ini, jika terus dimaksimalkan pastilah bisa bagus juga bakat yang dulunya biasa-biasa saja tersebut.
Hal yang sangat mengherankan apabila sampai saat ini anda belum tahu apa kemampuan anda. Anda patut memikirkannya kembali sampai menemukan bakat terpendam tersebut. Dengan mengetahui bakat anda maka nilai-nilai positif akan turut bermunculan.
Tidak ada yang bisa mencegah diri anda untuk bersikap pesimif selain diri anda sendiri. Dan akan lebih baik jika sikap pesimis tersebut tidak menjadi bagian dalam pikiran kita. Karena dengan memelihara sikap positif tidak akan pernah membuat sesuatu bisa lebih baik.
Bagaimana dengan anda, apakah sampai saat ini sikap pesimif masih mendominasi dalam diri anda?

defenisi pesimis

Definisi Pesimis

pesimisPesimis adalah kondisi pikiran yang melihat dunia ini selalu negatif. Memang tidak harus semuanya terlihat negatif, mungkin untuk aspek kehidupan yang lain seseorang menerima dengan positif, tetapi untuk aspek lainnya dia melihatnya dengan negatif. Artinya mungkin ada seseorang yang pesimis hanya untuk sebagian aspek kehidupan lainnya.
Muara dari pesimis adalah sikap putus asa, sebuah sikap yang menganggap tidak ada lagi (habis) harapan positif. Pesimis dengan sikap putus asa adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Saat kita membahas pesimis, kita juga sekaligus bicara tentang putus asa. Pesimis menyebabkan kita putus asa, dan penyebab putus asa adalah pesimis.

Penyebab Pesimis

Bagi orang yang pesimis, mereka pesimis karena “fakta dan logika berbicara”. Mereka akan bersandar pada fakta tentang hel-hal negatif, akibat buruk, dan kekagagal yang ada. Ini akan menjadi alasan bagi mereka, bahwa berpikir negatif itu wajar sebab fakta berbicara. Selain fakta, mereka pun akan mengatakan bahwa secara logika juga memang demikian, bahwa selalu ada hal negatif dan peluang kegagalan dibalik sesuatu.
Contoh fakta yang bisa dijadikan alasan mereka pesimis seperti banyaknya pejabat yang korup. Berbagai penggantian pejabat sudah sering terjadi, tetapi perbaikan belum terlihat. Ini menjadikan banyak orang yang pesimis. Bisa juga, Anda sudah mencoba bisnis, namun gagal lagi, gagal lagi. Anda kemudian mengatakan “fakta” bahwa Anda memang tidak akan berhasil bisnis, atau mengatakan bisnis itu sangat beresiko. Artinya, meski Anda punya fakta dan dalil untuk bersikap pesimis, Anda tetap orang pesimis.
Namun, sebenarnya bukan itu penyebab pesimis. Mohon maaf, penyebab pesimis adalah iman yang lemah bahkan orang yang tidak punya iman.
Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. (QS. Az Zumar: 53)
Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir“. (QS. Yusuf:87)
Ibrahim berkata: “Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat“. (QS Al Hijr:56)
Janganlah kalian berputus asa dari rizqi Allah selama kepala kalian masih bergerak. Manusia itu dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan merah, tidak memiliki suatu apapun, lalu Allah Azzawajalla memberinya rizqi“. (HR Ahmad No 15294)
Dalam hadits lain disebutkan:
Janganlah kalian berputus asa dari kebaikan, selama kepala kalian masih bisa bergerak. Manusia itu dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan merah, tidak memiliki suatu apapun, lalu Allah Azzawajalla memberinya rizqi“. (HR Ahmad No 15295)

Bahaya Pesimis

Jika seseorang pesimis terhadap sesuatu, maka dia tidak mungkin lagi berupaya dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Tidak ada pencapaian dan kebaikan dari orang yang pesimis. Dia memiliki segudang alasan, logika, dan faktwa bahwa dia tidak perlu berusaha lagi. Jika tidak berusaha, maka dia tidak akan pernah mendapatkan apa-apa. Dia bahkan tidak mau berdakwah karena tidak akan ada gunanya menurut dia. Jadi, memang bahaya baik untuk dunia dan akhirat.
Malas, tidak mau berusaha, hanya menghujat sana sini, bahkan tidak sedikit yang bunuh diri saat harapan sudah tidak ada. jadi, jangan biarkan sikap pesimis tumbuh dalam hati Anda.

Cara Mengatasinya

Cara mengatasinya artinya kita membangun optimisme dalam diri kita. Jika penyebabnya adalah lemah atau bahkan tidak ada iman, maka jika ada setitik saja rasa putus asa dalam diri kita, maka kita harus terus-menerus meningkatkan keimanan kita. Tentu dengan iman yang sebenar-benarnya iman.
Bukankah kita beriman jika Allah Mahakuasa? Maka tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Sebesar apa pun masalah yang kita hadapi, bagi Allah itu mudah saja. Sebesar apa pun tujuan yang akan kita gapai, bagi Allah itu mudah. Jadi, tidak ada kata putus asa jika Anda percaya kepada Allah akan menolong kita.
Seorang yang beriman saat dia menghadapi kesulitan, dia tidak akan pernah berputus asa, meski dia bingung apa yang harus dilakukan. Maka dia akan berdo’a meminta petunjuk kepada Allah. Karena dia yakin, Allah Maha Mengetahui.
Setelah berdo’a dia akan bertawakal kepada Allah. Saat urusan kita sudah diwakilkan kepada Allah, kenapa kita harus takut? Bahkan sekedar ragu pun tidak pantas, sebab Allah akan membantu kita.
Saat keyakinan sudah mantap dalam hati, maka dia akan begitu semangat dalam berikhtiar, optimis, dan menyongsong masa depan yang lebih baik. Masa lalu boleh kelabu. Saat ini mungkin banyak masalah. Tetapi, tidak ada alasan kalau besok akan tetap seperti ini. Selama kepala bisa bergerak, maka kita tidak perlu berputus asa dari kebaikan dan rezeki.
Kita juga harus tetap optimis meski beban terasa sangat berat. Seberat-beratnya beban, tentu manusia akan tetap mampu menanggungnya. Sebab, Allah tidak akan membebani manusia di luar kesanggupannya.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (QS Al Baqarah: 286)

Saya Ingin Optimis, Tapi Apa Yang Harus Saya Lakukan?

Tentu saja, kadang kita tidak (sebenarnya “belum”) mengetahui apa lagi yang harus dilakukan? Kita mungkin bingung.  Namun yakinlah, saat kita tidak mengetahui, bukan berarti tidak ada jalan. Kita hanya belum menemukannya. Kita bukan tidak bisa, tetapi belum tahu caranya. Jadi, saat Anda tidak tahu harus melakukan apa, maka jawabannya adalah belajar dan/atau mencoba.
Artinya, Anda bisa belajar kepada orang lain atau mencoba sendiri kemudian mengambil pelajaran dari percobaan Anda. Jika Anda tidak mau belajar dan berusaha, maka Anda tidak akan pernah menemukan apa-apa. Optimis akan tetap jauh dari diri Anda.
Percayalah, semakin banyak belajar (belajar dengan cara yang baik) maka Anda akan semakin optimis. Jalan-jalan seolah mulai terbuka untuk Anda lalui, baik mengatasi masalah Anda maupun menggapai impian Anda.

Jangan Tergesa-gesa

Sesungguhnya doa salah seorang dari kalian akan dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa, hingga dia berkata; “Aku telah memohon kepada Rabbku namun Dia tidak mengabulkan doaku.” (HR Ahmad No 8784)
Sikap tergesa-gesa akan menjadikan kita pesimis. Jika Anda ingin mendapatkan sesuatu dengan tergesa-gesa, akan menyebabkan Anda putus asa, karena harapan memang tidak terlihat. Anda ingin kaya dalam semalam, ingin terampil besok, bahkan ingin dikabulkan do’anya segera. Semuanya butuh proses, ada sunatullah di dunia ini dan kita harus mengikutinya karena itu adalah ketentuan Allah. Jadi, ikuti proses jangan tergesa-gesa.

Kesimpulan

Cara mengatasi pesimis itu tiada lain dengan cara mempertebal iman kita, manajemen qalbu. Sehingga kita akan memiliki keyakinan dalam berikhtiar. Jika Anda menemukan sesuatu yang berat, yakinlah itu dibawah kesanggupan Anda. Jika Anda tidak bisa, maka yakinlah ada caranya, hanya saja belum Anda temukan. Jika memang jauh, maka melangkahlah agar semakin dekat.

optimis jangan pesimis

Membuang Sikap Pesimis


Terkadang memang susah untuk membangun rasa Optimis, apalagi kondisi kita berada paling bawah, keberuntungan seakan tak berpihak dengan kita, kondisi tertindas, jadilah kata-kata kita bernada pesimis. Ini tak mungkin, yang itu apalagi. Pesimis merupakan sikap keterkungkungan yang kita buat sendiri, kita membelenggu diri kita sendiri dengan rantai ketidak percayaan. Semakin kita pesimis terhadap sesuatu hal, maka yakinlah semakin jauh kita akan mencapai sebuah kesuksesan.


Masih ingatkah kita ketika para sahabat menyaksikan saat Rasulullah menggali parit sebelum perang Khandak terjadi, ketika Rasulullah memukul batu keluarlah percikan cahaya …” Allohu Akbar, aku akan menerima kunci Negeri Syam. Demi Allah aku melihat bagaimana Istana-Istana Syam yang merah saat ini. “
Mendengar ucapan tersebut Yahudi dan orang-orang munafik mulai mencibir Rasulullah, bagaimana mungkin Islam bisa menguasai syam disini sendiri mereka kelaparan dan akan segera dihabisi oleh Quraisy.
Rasulullah kembali memukul batu tersebut kemudian keluar lagi percikan…” allohu Akbar, Aku akan menerima kunci Persia. Demi Allah aku melihat Istana mereka yang putih sekarang.”
Kembali orang-orang munafik mencibir Rasulullah, “ Muhammad semakin gila, bagaimana mungkin Persia yang begitu kuat mampu dikuasai oleh ummat Islam, bahkan sekarang saja untuk makan mereka kesusahan, musuh mereka mengepung dimana-mana.”
Rasulullah memukul batu itu lagi hingga batu tersebut pecah. “ Allahu Akbar, aku akan menerima kunci Yaman. Demi Allah aku melihat pintu-pintu Shan’a dari tempatku sekarang.”
Meski kata-kata Rasulullah tersebut terdengar konyol di telinga Yahudi dan orang-orang Munafik, ternyata sikap Rasulullah tersebut terjadi setelah beberapa ratus tahun kemudian setelah kata-kata itu beliau ucapkan. Sebuah kata-kata optimis yang menumbuhkan semangat pada diri kaum Muslimin saat itu.
Yakinlah, bahwa rasa pesimis merupakan ketakutan yang berlebihan terhadap suatu kondisi yang tidak kita inginkan, ketakutan kita akan sebuah kegagalan dan itu menunjukkan kurangnya keimanan kita, mulai hilangnya kepercayaan kita bahwa Allah itu ada untuk menolong dan menjaga kita.
Robert sigler menguraikan 10 sikap yang mampu mengikis sikap pesimis dari dalam diri kita
1. Berusaha
Sikap pesimis bukanlah merupakan sikap genetic yang tidak bisa dilepaskan dari diri seseorang. Jika ada kemauan kita untuk terlepas dari sebuah masalah , maka insyaallah kita akan mendapatkan kebebasan itu sendiri.
2. Belajar
Tidak mungkin juga ketika kita menginginkan sesuatu, bercita-cita setinggi langit namun kita tidak ada usaha, kita tidak belajar. Tentukanlah target apa yang akan kita raih dan rinci apa saja jalan yang akan kita tempuh untuk menggapai target tersebut.
3. Berubah
Berubahlah untuk sebuah kebaikan, jangan terlena dan merasa puas pada kondisi yang sudah kita dapatkan sekarang. Apalagi kita nyaman dengan kondisi kita yang berada pada lingkungan dan sikap yang tidak baik. Berhijrahlah menuju sebuah kesuksesan.
4. Yang tersisa
Cobalah lihat potensi apa yang masih tersisa dalam diri kita. Misalnya kita ingin mengambil spesialisasi dalam dunia kedokteran, namun melihat persaingan saat ini yang kurang sehat kita semakin tak percaya diri, sehingga ada yang menyebutkan PPDS itu adalah Putra Putri dokter spesialis karena memang dilapangan kita temukan mereka memiliki peluang lebih besar untuk diterima dibanding kita yang tidak memiliki vertebrae. Sedangkan dari segi ekonomi pun kita bukanlah terlahir dari keluarga kaya raya. Tapi lihatlah potensi yang masih tersisa dalam diri kita, Allah begitu agungnya menganugrahkan kita sebuah Otak yang , kepintaran yang ada pada diri kita meskinya lebih kita syukuri. Lihat saja, bahkan mungkin dahulu kita tidak pernah membayangkan bisa memakai jas putih ini, sekarang tanpa disadari kita sudah menggapainya. Yakinlah dengan pertolonganNYA selagi niat kita untuk sebuah kebaikan.
5. Positif
Biasakanlah untuk berfikiran positif. Janganlah tenggelam dalam pemikiran-pemikiran negative yang akan semakin menjauhkan kita dari kesuksesan. Cobalah memandang setiap permasalhan dari sisi positifnya. Kita terlahir dari keluarga yang kurag mampu, maka jalan inilah mungkin yang Allah berikan kepada kita agar kita lebih keras lagi untuk bekerja meraih sebuah cita-cita.
6. Tenang dan lapang
Bersikaplah tenang dan lapangkanlah dada kita. Jangan pernah berpikiran untuk mundur meski beberapa kali kita sudah mencoba namun tetap menuai kegagalan. Yakinlah, itu merupakan sebuah keberhasilan yang masih tertunda.
7. Reaktif
Berlatihlah untuk memberikan reaksi positif terhadap setiap permasalahan yang kita hadapi. Yakinlah ujian dalam bentuk apapun bisa saja kita arahkan ke arah yang lebih baik.
8. Kemungkinan
Yakinlah bahwa setiap apapun mungkin kita lakukan, tidak ada hal yang tidak mungkin. Lihat saja bagaimana orang bisa pergi ke Bulan, bisa mengelilingi dunia. Si ini yang bukan siapa-siapa bisa menjadi seorang professor, bisa menjadi sukses.
9. Di Balik Hambatan
“maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. (QS.94;5-6). Bahkan dua kali Allah mengulang perkataan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan ayat berikutnya “ maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain.” (QS.94;7)
10. Janji
Berjanjilah pada diri sendiri untuk selalu menyuplai energy positif, senantiasa mendekatkan diri kepadaNYA, meminta tolong akan segala permasalahan yang kita hadapi.

Pesimis ini merupakan belenggu yang kita ciptakan sendiri, kebebasan yang kita kekang sendiri dengan sikap ketidakpercayaan kita. Maka untuk itu marilah kita berusaha untuk melepaskannya.

Rabu, 30 Oktober 2013

Kata-kata Mutiara dari Bob Sadino

Halo sahabat EBCTW,kali ini gw akan memposting tentang Kata mutiara dari Bob Sadino... Siapa sih yang tak kenal beliau? Beliau adalah orang yang dijuluki "Celana Pendek". Baik langsung aja yaa..

“Keberhasilan itu adalah sebuah titik kecil yang berada di puncak segunung kegagalan. Maka kalau mau sukses, carilah kegagalan sebanyak-banyaknya”

“Cukup satu langkah awal. Ada kerikil saya singkirkan. Melangkah lagi. Bertemu duri saya sibakkan. Melangkah lagi. Terhadang lubang saya lompati. Melangkah lagi. Berjumpa api saya mundur. Melangkah lagi. Berjala terus dan mengatasi masalah”

“Orang ‘goblok’ biasanya lebih berani disbanding orang ‘pintar’. Sebab, orang ‘goblok’ sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Sedang orang ‘pintar’ terlalu banyak pertimbangan”

“Orang ‘pintar’ sering menganggap dirinya bisa banyak hal. Sedang orang ‘goblok’ menganggap dirinya punya bayak keterbatasan, sehingga butuh bantuan orang lain”

“Saya ini seperti gitar tua yang tergeletak di atas meja. Apakah gitar itu bisa mengalunkan irama yang merdu atau tidak, tergantung siapa yang memetiknya”

“Saya protes terhadap masyarakat yang demikian hormat kepada orang yang bermodil dan berdasi, padahal maling. Sedangkan orang kumal dan compang-campig dilihatpun tidak. Padahal dari sisi moral mungkin jauh lebih baik”

“Saya bisa hidup bahagia tanpa saya harus menjadi konglomerat. Saya suka membina orang lain menjadi besar, yang pada akhirnya membuat saya besar juga”

“Setiap saat saya hidup dengan berbagai masalah. Tapi saya tidak akan pernah membiarkan masalah membuat saya susah. Saya adalah orang paling bahagia di dunia ini”

Sekian kata-kata mutiara dari Bob Sadino...
Salam Indonesia

Kata-kata Mutiara dari Bob Sadino

Halo sahabat EBCTW,kali ini gw akan memposting tentang Kata mutiara dari Bob Sadino... Siapa sih yang tak kenal beliau? Beliau adalah orang yang dijuluki "Celana Pendek". Baik langsung aja yaa..

“Keberhasilan itu adalah sebuah titik kecil yang berada di puncak segunung kegagalan. Maka kalau mau sukses, carilah kegagalan sebanyak-banyaknya”

“Cukup satu langkah awal. Ada kerikil saya singkirkan. Melangkah lagi. Bertemu duri saya sibakkan. Melangkah lagi. Terhadang lubang saya lompati. Melangkah lagi. Berjumpa api saya mundur. Melangkah lagi. Berjala terus dan mengatasi masalah”

“Orang ‘goblok’ biasanya lebih berani disbanding orang ‘pintar’. Sebab, orang ‘goblok’ sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Sedang orang ‘pintar’ terlalu banyak pertimbangan”

“Orang ‘pintar’ sering menganggap dirinya bisa banyak hal. Sedang orang ‘goblok’ menganggap dirinya punya bayak keterbatasan, sehingga butuh bantuan orang lain”

“Saya ini seperti gitar tua yang tergeletak di atas meja. Apakah gitar itu bisa mengalunkan irama yang merdu atau tidak, tergantung siapa yang memetiknya”

“Saya protes terhadap masyarakat yang demikian hormat kepada orang yang bermodil dan berdasi, padahal maling. Sedangkan orang kumal dan compang-campig dilihatpun tidak. Padahal dari sisi moral mungkin jauh lebih baik”

“Saya bisa hidup bahagia tanpa saya harus menjadi konglomerat. Saya suka membina orang lain menjadi besar, yang pada akhirnya membuat saya besar juga”

“Setiap saat saya hidup dengan berbagai masalah. Tapi saya tidak akan pernah membiarkan masalah membuat saya susah. Saya adalah orang paling bahagia di dunia ini”

Sekian kata-kata mutiara dari Bob Sadino...
Salam Indonesia